Sabtu, 16 Mei 2020

3 Makanan Khas Aceh Saat Lebaran Tiba

| Sabtu, 16 Mei 2020
3 Makanan Khas Aceh Saat Lebaran Tiba

Posted by ana_susan 16 Mei 2020


“Aceh terkenal dengan kulinernya selain terkenal dengan sebutan kota Serambi Mekkah”

Aceh yang terletak di ujung pulau Sumatera ini adalah kota kecil yang memiliki banyak keindahan. Kota tempat masuknya Islam pertama kali di Indonesia ini telah berkembang pesat setelah tsunami meluluh lantakkannya sejak 2004 yang lalu.

Selain itu, kerajaan pertama di Indonesia berada di daerah ini. Kerajaan tersebut bernama Peureulak atau Pasai. Lokasi Aceh pun sangat strategis di Selat Malaka, sehinga punya peran penting dalam penyebaran agama Islam.

Selain terkenal dengan sebutan kota Serambi Mekkah, Aceh juga dikenal dengan kulinernya. Dimana, kuliner Aceh sangat dipenuhi dengan rempah-rempah. Hampir semua orang sangat menyukai kuliner Aceh. Salah satunya adalah mie aceh.

Mie aceh, biasanya tersaji di setiap warung kopi Aceh, restauran, dan cafe. Rasanya pun tak terlupakan. Apalagi bagi aku yang perantau, mie aceh sangat dirindukan. Pada acara-acara besar tertentu, seperti nikahan, sunatan, tujuh bulanan untuk yang hamil, mie aceh tak pernah ketinggalan.

Setiap momen ada makanan khas tertentu yang disajikan. Demikian juga saat lebaran tiba. Ada 3 makanan khas Aceh yang menjadi favorit di keluargaku saat lebaran tiba.

1. Lontong




Lontong adalah makanan khas Aceh saat lebaran yang selalu ditunggu-tunggu. Apalagi bagi aku sebagai perantau. Seperti di daerah lain pada umumnya, lebaran tidak akan terasa jika tidak ada ketupat atau lontong yang sejenis.

Lontong Aceh, berasal dari beras yang dimasak 3-4 jam dalam daun atau cetakan lontong. Tekstur berasnya menjadi lembek dan sedikit kenyal setelah matang.

Biasanya lontong ini disiram dengan kuah lontong yang bersantan. Kuah ini terdiri atas potongan labu siam, kacang panjang. Untuk taburannya, bisa di masukkan kacang kedelai yang telah halus dan ditambah kerupuk merah.

Sebagai lauk lontongnya, biasanya ditambahkan daging masak merah atau daging masak putih. Kadang-kadang juga daging bistik. Tergantung selera masing-masing. Tidak lupa ditaburi bawang goreng agar lebih nikmat rasanya.

2. Kue Timphan






Kue timphan adalah khas kuliner lebaran yang harus ada di Aceh. Soal rasa jangan ditanya. Kue yang terbuat dari tepung ketan dengan sedikit tepung beras ini memiliki keunikan tersendiri. Pasalnya inti atau bagian dalam adonannya dimasukkan serikaya atau kelapa (uti).

Adonan yang lembut, gurih dan sedikit lengket saat dimakan ini berasal dari santan yang ditambahkan sedikit air. Saat dipipihkan di daun, permukaan daun diolesi minyak terlebih dahulu. Baru kemudian memasukkan intinya.

Inti serikaya sendiri terbuat dari campuran telur, gula, santan, sedikit vanilla sebagai pewangi dan sedikit garam. Semua campuran tersebut dengan perbandingan 1:1. Kemudian dimasak hingga mengental dan bergumpal. Rasanya sangat manis dan legit di lidah. Apalagi jika telah bercampur dengan adonan tepung ketan tadi. Pokoknya maknyus.

Untuk inti kelapa, kelapa parut digonseng bersama dengan gula putih atau gula merah yang telah digongseng terlebih dahulu. Kemudian ditambah air sedikit baru kemudian dimasukkan kelapa parut, daun pandan dan sedikit garam. Campuran ini digongseng sampai agak kering. Lalu siap untuk dijadikan inti adonan tepung ketan.

3. Seupet Kuwet




Seupet kuwet atau kue sepet adalah kue kering khas Aceh yang hampir dijumpai di setiap toples rumah masyarakat Aceh saat lebaran tiba. Kue ini memang memiliki ciri khas tersendiri. Mulai dari bentuk dan cita rasanya yang gurih serta renyah.

Kue ini terbuat dari bahan dasar tepung terigu, santan, gula dan sedikit garam. Untuk membentuknya juga memakai cetakan khusus yang dipanggang dengan jumlah yang sedkit. Setelah matang, segera dilipat agar mudah terbentuk dan didinginkan.

Selanjutnya kue siap disantap dengan teh atau sirup cap patung.

Bagaimana teman-teman? Apakah tertarik untuk mencobanya? Kalau kalian ke Aceh, jangan lupa cobain ketiga makanan khas lebaran ini di Aceh. Jangan khawatir, ketiga makanan ini ada juga di hari-hari yang lain. Jadi bisa dinikmati kapan. Yuk share khas lebaranmu di kolom komentar ya.

#ChallangeBPN_23


Sumber:

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungannya. Silahkan tinggalkan pesan atau saran seputar tema pembahasan :).