Sabtu, 16 Februari 2019

7 Hal Yang Dimiliki Asus Trio ZenBook (13, 14 dan 15 Inci) Ultra Ringkas Membuatku Tidak Salah Pilih


7 Hal Yang Dimiliki Asus Trio ZenBook (13, 14 dan 15 Inci) Ultra Ringkas
Membuatku Tidak Salah Pilih

Posted by ana_susan, Feb 16, 2019, 10:55 PM



Sumber : http://www.bloggerien.com/2019/01/inilah-seri-asus-zenbook-terbaru-laptop-paling-ringkas-di-dunia.html

Antara Backpacker, Menulis dan Laptop
Sebulan yang lalu, aku baru saja menikmati backpacker bersama anak-anak sekolahan Green Entrepreneur School di daerah Nanggro Aceh Darussalam. Sebuah kota yang terletak paling barat di Indonesia. Keindahan pantainya yang menakjubkan membuat ngangenin siapa saja yang pergi ke sana. Selain menikmati indahnya pantai dan alam kota Banda Aceh, kami juga melakukan bakti sosial di beberapa titik sebagai bahan pembelajaran bagi anak didik.


 Pasir Putih Lhok Mee, Banda Aceh. Sumber : Gambar Pribadi

Terlepas dari itu semua, aku masih dihadapkan dengan sebuah tugas menulis di blog yang tidak bisa kuabaikan. Berkomitmen untuk menyelesaikannya hingga tuntas adalah niatku di awal ngeblog. Aku bukanlah tipe orang yang bisa dengan begitu saja menyerah. Kalaupun aku menyerah, pasti ada alasan tertentu yang bisa menundanya sesaat.

Writing Is My Hobby
Menulis, yah menulis adalah hobiku. Sejak sekolah dasar, aku sangat suka membuat catatan pelajaran sekolah. Kebiasaan ini berlanjut hingga sekolah menengah pertama. Aku pun diangkat sebagai sekretaris. Tugasnya pun ndak tanggung-tanggung. Yaitu menulis catatan buku dari guru di papan tulis. Jabatan tersebut kuemban hingga kelas tiga SMP. Saat sekolah menengah atas, baru bebanku sedikit berkurang.


Menulis di papan tulis menggunakan kapur tulis. Sumber : http://ririnprasetawati.blogspot.com/2013/05/

Menjelang kuliah, tulis menulis masih tetap kulakoni. Tentunya menulis catatan dosen plus rumus-rumusnya. Benarlah kata sebuah pepatah, bahwa “Ikatlah ingatanmu dengan menulis”. Yang artinya, sekuat-kuatnya otak kita untuk menyimpan memori, pastinya suatu saat akan lupa, kecuali kita memiliki catatan khusus tentang itu. Alhamdulillah aku telah melakukannya bertahun-tahun. Hasilnya aku bisa menghadapi sidang hasil tingkat akhir kuliah dengan mudah.

Dari kertas hasil penelitian dan pembahasan yang telah ku paparkan pada dosen penguji, ada catatan sejarah tersendiri untukku. Kenangan itu tak akan pernah kulupakan sedikitpun. Pada masa aku kuliah dulu, kami hanya mengandalkan rental komputer untuk mengetik tugas-tugas dosen. Sebagian temanku ada yang telah memiliki komputer sendiri di kontrakannya. Sedangkan aku, mesti pergi pagi-pagi buta untuk mendapatkan tempat mengetik. Sedikit terlambat saja, tuh kursi pasti deh udah ada yang duduk. Boro-boro pindah ke rental yang lain, belum tentu senyaman yang pernah kita tempati. Duhh, pokoknya perjuangan banget deh.

Seperangkat komputer yang biasa kugunakan saat kuliah dulu. Sumber : https://cobacobabuka.wordpress.com/category/komputer/

Nah, saat aku melanjutkan kuliah pasca sarjana, baru muncul yang namanya laptop. Namun demikian ya tetap saja aku belum mampu memilikinya. Soalnya pas awal munculnya, laptop sangat mahal. Syukur-syukur punya komputer sendiri yang jauh lebih murah. Di kontrakanku hanya ada dua teman yang memiliki komputer. Untungnya mereka berbaik hati meminjamkan untukku saat dia tidak memakainya.

Setelah aku pindah kontrakan karena aku telah menikah, barulah aku bisa memiliki komputer sendiri yang kudapatkan dari hasil menyisihkan tabungan beasiswa kuliahan untuk membeli komputer sendiri. Jadi aku mudah menyelesaikan tesisku. Memang kesabaran itu tidak ada batasnya. Karena jika kita berasumsi saya sudah sabar, sedangkan hati masih ngedumel, itu namanya bukan sabar.

Loh, kenapa jadi baper begini ya? Bukannya tadi cerita bacpaker ya. He he. Gini loh teman-teman. Sebenarnya aku ingin menyampaikan bahwa saat aku bacpaker itu, aku membawa laptop hasil keringatku sendiri. Mungkin banyak kali ya emak-emak yang meminta dibelikan laptop dari suaminya sendiri untuk dirinya dan kebutuhan menulisnya. Tapi itu tidak bagiku. Aku punya prinsip, apapun yang akan kulakukan untuk melatih skill menulisku, membuat diriku bahagia dengan menulis, bahkan menghilangkan kejenuhan diriku, aku akan mencari alat itu dengan keringatku sendiri, meskipun suamiku mampu untuk membelinya. Laptop yang kita raih dengan keringat kita sendiri memiliki energi positif  yang akan menyertai langkah kita nantinya. Dan aku merasakan hal itu.



Laptop yang biasa kugunakan untuk menulis. Sumber : Gambar Pribadi

Laptop Bekas Yang Setia Menemani
Itulah laptop bekasku. Yang selalu kugunakan setiap hari saat aku menginginkan menulis, tanpa harus meminjam lagi punya suami jika ia tidak memakainya. Dulu, sebelum aku memiliki laptop susah banget. Apalagi jika ide-ide bermunculan di kepala untuk dituangkan lewat tulisan harus tertunda menunggu antrian menulis di laptop suami. Mau dicatat dulu di kertas kok rasanya dua kali kerja gitu. Namun setelah aku memiliki laptop bekas itu aku jadi bisa menulisnya kapan saja aku mau.

Memang yang namanya manusia, pasti tidak akan pernah puas. Pasti ada aja yang dia butuhkan demi lancarnya kegiatan yang digandrunginya. Banyak kekurangan yang dimiliki oleh laptopku, mulai dari beratnya, baterenya yang cepat habis, belum lagi akses internet yang terbatas. Mau tidak mau aku harus memiliki laptop yang baru.

Cuma dia yang bisa menemaniku saat aku menulis. Kalau mengharapkan tulis melalui adroid duh, pasti susah banget deh. Aku butuh laptop yang bisa dibawa kemana-mana. Kriteria utama yang kuinginkan adalah tidak berat. Kenapa? Karena aku masih punya si kecil yang jika dalam perjalanan pastinya tangan kami selalu bergandengan terus. Belum lagi bawa tas backpack yang berisi baju saat berpergian. Sudah berat di belakang berat pula dibagian depan tas ransel berisi laptop bekas.

Sampai di lokasi dan memulai aktivitas menulis, eh batere udah aja habis. Perasaan baru di cas beberapa jam yang lalu. Susah deh kalau di bawa kemana-mana, harusnya mencari tempat yang ada colokan listriknya. Belum lagi di laptop yang tiba-tiba nge blank entah gara-gara apa. Jadinya “Challenge 30 menulis di Blogger Perempuan Network” yang aku ikuti saat itu tertunda. Pas pulang dari lokasi kunjungan baru deh buru-buru ngetik. Tentunya aura tulisan sebelum dan sesudahnya berbeda kan? Teman-teman yang doyan nulis pasti tau gimana rasanya.
Nah dengan latar belakang itulah, hatiku jatuh pada pilihan Laptop asus  ZenBook. Dulu suami pernah memiliki laptop asus, namun karena sering dimainkan game sama anakku yang pertama, jadilah dia rusak untuk selamanya. Untungnya semua data telah di back up.

Perhatikan 7 Hal Ini Agar Laptop Yang Kita Beli Tidak Salah Pilih.
Laptop sama seperti barang elektronik lain. Kinerjanya akan menurun seiring berjalannya waktu, walaupun sering diakali dengan service. Jadi tidak ada salahnya kan untuk ganti yang baru 😊. Di pasaran, ada banyak laptop yang tersedia. Mulai dari harga yang beragam, sampai model juga beragam. Nah jika kita berniat membeli yang baru, ada 7 hal yang patut di perhatikan. Ketujuh alasan yang top banget ini ternyata ada di Asus Trio ZenBook.  Yuk kita lihat 7 hal mengapa laptop Asus Trio ZenBook sangat dielukan masa kini.

1.Desain
Dulu, laptop berukuran tebal dan berat. Namun sekarang tidak lagi, ukurannya super tipis dan ringan. Dulu layar di keyboard menyatu, sekarang menjadi 2 in 1. Artinya layar dan keyboard bisa dilepas pasang. Namun demikian yang terpenting adalah ketahanannya. Utamanya pada bagian engsel. Apakah desainnya solid dan tahan banting atau tidak.

Asus tipe ZenBook dengan bezel sangat tipis dan paling ringkas dikelasnya, baik untuk segmen 13 inci (ZenBook 13 UX333), 14 inci (ZenBook 14 UX433) dan 15 inci (ZenBook UX533). Bezel yang sangat tipis seperti diungkapkan oleh Jimmy Lin selaku Regional Director Asus South East Asia terlihat lebih mewah dan elegan. Bezellah sebagai salah satu pertimbangan tiap pengembang produk dalam mendesain sebuah perangkat menjadi elegan.


Laptop Asus Trio ZenBook Yang super tipis. Sumber : https://channel.asus.com/ExternalFile.aspx?path=04f425e4ccff4d39b29b790b462f837f

Selain itu, Trio Zenbook tahan banting dan telah mengantongi sertifikasi Military Grade MIL-STD-810G, menandakan bahwa laptop ini memiliki durabilitas tinggi. Selain lolos standar uji ketahanan internal ASUS, jajaran laptop terbaru ini juga lolos berbagai pengujian ekstrem termasuk pengujian pada ketinggian dan kelembapan ekstrem. ZenBook merupakan laptop ultra-tangguh sekaligus ultra-portabel yang tepat untuk para profesional on-the-go.



Sumber : http://www.bloggerien.com/2019/01/inilah-seri-asus-zenbook-terbaru-laptop-paling-ringkas-di-dunia.html

2. Keyboard
Saat penggunaan laptop dalam waktu lama, seperti menulis misalnya. Maka kita pastinya memilih laptop yang terasa nyaman di tangan. Nyaman dalam hal ini adalah jarak antar tombol permukaan, responsivitas tombol saat menekan tombol keyboard dan memastikan tombol berfungsi dengan baik. Nyaman nya  tangan ini akan berpengaruh dengan kinerja kita. Kenyaman tombol keyboard ini ternyata ada di Asus Trio ZenBook.

Selain memiliki keyboard yang nyaman ditangan, ZenBook UX333 dan UX433 dilengkapi dengan fitur unik numberpad yang terintegrasi dengan touchpad. Sementara ZenBook UX533 dilengkapi dengan tombol numpad fisik.



Gambar bagian numpad pada asus Trio ZenBook. Sumber : https://channel.asus.com/ExternalFile.aspx?path=04f425e4ccff4d39b29b790b462f837f

Saat tombol ditekan, numpad akan muncul di touchpad menggunakan LED khusus dan menggunakan fungsinya. Semua model ZenBook terbaru ini juga dilengkapi dengan kamera infra merah yang terintegrasi dengan sistem face login menggunakan windows Hello. Fitur ini memungkinkan penggunanya untuk masuk ke dalam sistem tanpa harus memasukkan password ataupun PIN.

Sistem pengenal wajah ini menggunakan kamera infra merah khusus yang dapat memindai wajah secara akurat. Bahkan kamera di seri ZenBook Classic terbaru ini masih dapat mengenali penggunanya meski menggunakan aksesori seperti topi atau kacamata. Sistem keamanan ini membuat seri ZenBook Classic terbaru lebih aman sekaligus mudah digunakan. Wahh, makin penasaran nih untuk memilikinya.

3. Daya Tahan Batere
Ketahanan batere laptop agak sulit untuk diukur. Hal ini tergantung dari pemakaian laptop itu sendiri, aplikasi yang dijalankan, serta jenis prosesor yang dipakai. Pastikan kita merawat batere laptop dengan baik agar performanya tetap oke. Misalnya saja dengan tidak mencharge terus menerus, tidak tunggu sampai batere benar-benar habis dan tidak mencharge laptop dalam keadaan mati.

Rata-rata, laptop memiliki daya tahan batere 6-8 jam. Namun tidak bagi Asus Trio ZenBook. Ketiganya didesain untuk penggunaan mobilitas tinggi dengan ketahanan batere 14 jam pada ZenBook 13 dan 14 inci, dan 15 jam pada ZenBook 15 inci. Ketahanan ini memastikan pengguna untuk beraktivitas seharian tanpa perlu mengisi daya laptop.

4. Kualitas Layar
Kualitas suatu layar dapat ditinjau dari jenis layar yang digunakan, resolusinya dan sudut pandang penglihatan layar.
Bagi Trio ZenBook itu sendiri, memiliki resolusi tinggi teknologi nano Edge display yakni mampu menghadirkan pengalaman visual yang lebih immersive dengan distraksi visual lebih minim. Cocok untuk penggunaan kreatif dan hiburan.

Gambar bagian layar Laptop Asus Trio ZenBook Yang luas. Sumber : https://channel.asus.com/ExternalFile.aspx?path=04f425e4ccff4d39b29b790b462f837f

5. Konektivitas
Suatu laptop dikatakan memiliki konektivitas lengkap apabila memiliki koneksi wifi, USB, LAN dan HDMI atau VGA sebagai port pendukung.

Nah Asus Trio ZenBook memiliki koneksi jaringan yang stabil dan lengkap dengan mengandalkan dual-band WiFi 802.11ac (2x2) untuk koneksi cepat dan stabil. Melengkapi konektivitas nirkabelnya ada pula Bluetooth 5.0 yang bisa digunakan untuk menghubungkan berbagai perangkat eksternal. Sementara konektivitas melalui kabel pada jajaran laptop ini disokong oleh serangkaian port mulai dari USB Type-A dan Type-C, HDMI, hingga combo-audio jack untuk kebutuhan data, audio dan video.

6. Prosesor Yang Andal
Prosesor atau dapur pacu yang dapat diandalkan adalah intel. Intel terbukti memiliki performa yang lebih baik dibandingkan AMD. Tipe dari intel itu sendiri ada dua yaitu intel core i5 dan intel core i7. Intel core i7 sangat baik digunakan untuk main game, karena memacu kinerja game lebih cepat.

Untuk Asus Trio ZenBook ini, ditenagai oleh intel core generasi ke-8 yang hemat daya plus memiliki performa yang tinggi. Untuk ZenBook 13 dan 14 inci, didukung oleh GPU NVIDIA GeForceMX 150 untuk performa komputasi dan grafis terbaik di kelasnya. Sedangkan ZenBook 15 inci, didukung oleh GPU NVIDIA GeForce GTX1050 Max-a yang lebih kencang.

7. Kapasitas Ram Yang Cukup
RAM mempengaruhi kinerja laptop. Ram Laptop biasa dan gaming akan berbeda. Untuk gaming memiliki RAM yang lebih besar. Misalnya saja jika menggunakan windows 10, maka kita perlu menggunakan RAM sebesar 4 GB pada gaming.

Semua model ZenBook terbaru kali ini menggunakan NUMEPCle SSD berperforma tinggi dengan kapasitas hingga 512 GB serta dilengkapi dengan RAM hingga 16 GB. Semua spesifikasi lainnya dapat dilihat melalui table di bawah ini.

Tabel Spesifikasi lengkap dari Asus Trio ZenBook.

Main Spec.
ASUS ZenBook 13 UX333, ZenBook 14 UX433, ZenBook 15 UX533
CPU
Intel Core i5 8265U Quad Core Processor (6M Cache, up to 3.4GHz)
Intel Core i7 8565U Quad Core Processor (8M Cache, up to 4.6GHz)
Operating System
Windows 10 Home
Memory
Up to 16GB LPDDR3 RAM
Storage
Up to 512GB M.2 NVMe PCIe SSD
Display
13,3” (16:9) FHD (1920x1080) with NanoEdge Display (UX333)
14” (16:9) FHD (1920x1080) with NanoEdge Display (UX433)
15,6” (16:9) FHD (1920x1080) with NanoEdge Display (UX533)
Graphics
Discrete graphics NVIDIA GeForce GTX 1050 Max-Q (UX533)
Discrete graphics NVIDIA GeForce MX150 (UX333 & UX433)
Integrated Intel UHD Graphics 620
Input/Output
1 x USB3.1 Type-C (GEN 2), 1x USB 3.1 Type-A (Gen 2), 1x USB 3.1 Type-A (Gen1), 1 x HDMI, 1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x MicroSD Card Reader
Camera
HD IR/RGB Combo Camera
Connectivity
Dual-band 802.11ac gigabit-class Wi-Fi, Bluetooth 5.0
Audio
Harman Kardon certified audio system with ASUS SonicMaster surround-sound technology, Array microphone with Cortana voice-recognition support
Battery
50WHrs 3-cell battery (UX333 & UX433)
73WHrs 4-cell battery (UX533)
Dimension
(WxDxH) 302 x 189 x 16,9 mm (UX333)
(WxDxH) 319 x 199 x 15,9 mm (UX433)
(WxDxH) 354 x 220 x 17,9 mm (UX533)
Weight
1,19Kg with Battery (UX333 & UX433)
1,67Kg with Battery (UX533)
Colors
Royal Blue, Icicle Silver, Burgundy Red
Price
Start from Rp15.299.000
Warranty
2 tahun garansi global


Semua spesifikasi tersebut membuat lini Asus Trio ZenBook terbaru sangat ideal digunakan sebagai laptop sehari-hari yang serba guna. Baik untuk kerja, hiburan, membuat konten di blog hingga bermain game kasual. Udah ah tunggu apa lagi ayo ikutan kompetisinya. Semoga kita jadi salah satu pemenangnya. Aamiin :). 



Sumber : www.travelerien.com

*Tulisan ini diikutsertakan pada kompetisi artikel laptop blog yang diadakan oleh mbak Katerina melalui website resminya www.trevelerien.com.


Senin, 11 Februari 2019

Belajar Dari Masa Lalu Mewujudkan Tiga Inspirasi Bisnis Di Tahun 2019 Dalam Menghadapi Era Milenia



Belajar Dari Masa Lalu Mewujudkan Tiga Inspirasi Bisnis Di Tahun 2019 
Dalam Menghadapi Era Milenia
posted by ana_susan, Feb 11, 2019, 4:42 AM


“Terwujudnya cita-cita kita adalah sebuah penghargaan yang besar bagi orang-orang yang kita cintai. Namun manakala takdir berkata lain dan bahkan jauh dari ekspektasi, sepatutnya disyukuri. Mungkin disanalah kebaikan bermuara.”


Pic by Canva
  

Berkaca Dari Masa Lalu

Sejak kecil aku terbiasa dengan kedisiplinan aktivitas sehari-hari. Mulai dari bangun tidur yang diawali sholat subuh, masak nasi dan air serta olahraga sesaat. Sebelum berangkat sekolah, aku diwajibkan sarapan, karena jika tidak mama pasti melarangku ke sekolah. Pastinya jumlah piring yang kotor akan dihitung olehnya sehingga jika ada yang masih bersih tidak boleh berangkat sekolah.
Ketekunan belajar di sekolah, dengan nilai yang sangat baik membuat kedua orangtuaku bangga padaku. Hingga apapun yang aku minta pasti akan diberikan oleh mereka. Saat malam tiba jadwal tidur pun selalu tepat waktu.

Beranjak dari rutinitas itu, membuat aku terbiasa dengan menuntaskan segala hak dan kewajiban sebagai mana mestinya. Alhamdulillah prestasi pun semakin membaik, meskipun masih banyak saingan yang kuhadapi. Aku tidak cemburu dengan prestasi yang mereka peroleh di atasku. Malah aku merasa bangga, karena sebagian besar dari mereka meraihnya dengan cara yang curang. Namun satu sisi positif yang bisa kuambil dari situasi tersebut adalah, biarkan aku kalah dalam melakukan sesuatu dengan cara benar daripada aku menang dengan cara yang salah. Namun hakekatnya itulah pemenang yang sebenarnya. Kalimat itulah yang menguatkan aku untuk terus melanjutkan pendidikan yang tinggi.

Ada sebuah pengalaman yang sangat berharga bagiku. Saat itu, aku kuliah di kelautan. Pengumuman nilai akhir dari salah satu mata kuliah membuatku tidak puas. Pasalnya ujian yang telah kujawab telah sempurna. Tapi mengapa nilai yang kuperoleh kecil. Ternyata setelah diselidiki lebih lanjut, nilaiku tertukar dengan nama orang yang sama dengan namaku. Aku ingin protes, namun sudahlah, bagiku nilai itu tidaklah begitu penting. Yang terpenting adalah nilai kejujuran yang harus dijunjung tinggi.

Beberapa kisah itu membuat aku berkaca dan mencari jati diri. Apa sih sebenarnya manfaat kita hidup di dunia ini.Jjikalau hanya untuk meraih kehidupan ekonomi yang mapan dengan cara yang tidak baik akankah membuat diri bahagia? Apakah kita tidak berpikir jauh ke depan pertanggung jawaban kepada Nya? Apakah layak kita berikan pada anak cucu kita sesuatu yang kita usahakan dengan cara yang tidak baik?

Proses Pemikiran Yang Panjang Untuk Sebuah Pengorbanan

Menjalani proses yang panjang untuk sebuah konsep yang tidak kita sukai sangatlah berat. Namun bila dijalani dengan asyik dan berusaha untuk mencari kenyamanan tentunya tidak akan sulit.”

Dulu cita-citaku adalah ingin mengajar mahasiswa. Kata orang sih jika menjadi dosen apalagi sudah s2 pasti nanti gajinya gede. Awalnya aku terobsesi dengan kata-kata tersebut. Ditambah lagi dukungan dari orang tua dalam hal tambahan finansial terhadap beasiswa yang kudapatkan. Singkat cerita banyak kudengar dari para sahabatku yang sukses sebagai dosen hingga bisa keluar negeri untuk mendapatkan tambahan pendidikan lebih lanjut. Rasa bangga dan cemburu pada mereka yang dimudahkan Allah menuju kesana terus menghantuiku. Kadang aku berpikir, mengapa Allah memberikan hal yang berbeda dari yang kita harapkan?

Ternyata sekarang aku menemukan jawaban yang tepat dari ribuan pertanyaan yang menghantuiku selalu. Aku minta begini, Allah memberikan begitu. Kalian tau mengapa? Yah, karena Allah tau apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita harapkan. Suatu hari kita akan tersadar mengapa sebenarnya Allah mengatur jalan kita seperti sekarang. Kita juga akan sangat berterima kasih pada Nya.

Sekarang aku dihadapkan oleh berbagai macam karakter anak didik. Mulai dari yang temperamen tinggi sampai yang sentimental. Kadang aku berpikir mengapa semua itu Allah titipkan padaku. Belakangan aku tersadar, ternyata ada rahasia Allah yang indah kutemukan. Allah mempercayakan padaku untuk mendidik mereka. Bersama mereka aku belajar bersyukur, kasih sayang dan empati. Bersyukur karena selain aku bisa menulis sebagai kegiatan tambahan aku juga bisa beramal mengawasi mereka dan melatih kesabaran dalam menghadapi tingkah polah mereka. Aku bisa belajar kasih sayang, toh ternyata yang dibutuhkan oleh mereka adalah kedekatan dari orangtua yang sangat sibuk hingga mereka begitu dekat denganku, bahkan memanggilku dengan sebutan ibunya. Disitulah aku merasa bahwa kedekatan anak dan orang tua sangat penting. Hal ini membuat aku tersadar mengapa Allah tidak mejadikan aku sebagai dosen disbanding dengan sekarang. Aku juga belajar empati. Mereka dengan keluguannya, ketidak mengertiannya ternyata tersimpan empati yang sangat luar biasa dan itu tidak dimiliki olehku. Saat mereka memberikan hadiah untuk hari kelahiran anak keduaku, disitulah aku terharu dan tersadar. Ternyata hati mereka masih sangat bersih, meskipun tingkah laku mereka kadang membuatku sesak.

Sekarang, aku tidak akan begitu mengharapkan sebagai dosen lagi. Ajaibnya, disaat aku tidak menyukainya, Allah malah memudahkan aku utnuk memberikan peluang itu. namun hati kecilku tetap berkata. Disinilah tempatku. Tempat meramu cinta, kasih sayang dan usaha masa depanku serta orang-orang yang kucintai. Aku harus mendidik anak-anakku, tanpa campur tangan orang lain. Agar karakter yang terbentuk padanya adalaha karakterku dan suami. Sehingga mutlak disebut anak umi dan abi (aku dan suami). Mengenai kepuasanku dalam meraih cita-cita yang tidak terpenuhi, aku mengisinya dengan usaha kecil-kecilan. Mulai dari berjualan produk herbal di kompleks perumahan dengan omzet pas pasan, sampai berjualan online hingga omzet jutaan. Satu sisi aku bangga bisa meakukanannya meskipun ilmu dalam marketingku sangat kurang.

Beranjak Ke Dunia Online

Berjibaku dengan hal-hal yang berbau online bagiku sangat tabu. Apalagi aku tidak begitu paham dengan kemajuan teknologi. Dengan modal handphone yang lagi ngehit saat itu yakni blackberry. Akupun mulai mempelajari bagaimana menggunakannya untuk mencari uang. Saat kujalani, ternyata asyik juga ya. Anak terurus, uang pun dapat. Dan hebatnya lagi kita tidak perlu berpanas-panas ria untuk keluar rumah.
Muncullah keinginanku untuk membuka berbagai usaha online mulai dari baju renang muslim dengan brand sendiri yaitu Selma Muslim Fashion sampai penjualan gamis, sandal, jilbab dan sepatu wanita. Untuk yang ini aku bekerjasama dengan salah satu supplier yang ada di Indonesia dan Batam. Dari sini pula muncul inspirasiku untuk bertindak lebih lanjut memunculkan banyak usaha yang bisa dilakukan oleh wanita tanpa harus mengabaikan pengasuhan pada anak.

Tiga Inspirasi Bisnis 2019 Yang Wajib Dicoba Di Era Milenia

Pada masa era milenia ini, negara Indonesia dihadapkan pada digitalisasi dan otomasi. Akan tetapi kebanyakan masyarakat belum sadar akan perubahan tersebut. Sehingga banyak kita lihat toko konvensional tutup di pusat perbelanjaan. Hal ini disebabkan minimnya pengunjung. Tidak hanya itu, banyak pekerja yang di PHK hanya karena menekan pengeluaran.

Bagi laki-laki hal ini sulit untuk dipahami mengingat dia pasti akan mengayomi dan memimpin  keluarganya. Dari mana uang akan didapatkan jika tidak dengan bekerja. Bagi wanita juga demikian. Wanita yang cendrung bekerja di luar pastinya tidak akan tinggal diam jika dia berada di rumah. Untuk mengatasi hal tersebut, ada beberapa inspirasi bisnis yang wajib kamu coba. Bisnis ini tanpa membutuhkan modal serta mendukung di era milenia.
Beberapa bisnis tersebut di antaranya :

1.Affiliate Marketing
Pada umumnya, banyak orang mencari informasi tentang peluang usaha online. Tujuannya adalah agar mereka bisa bekerja dari rumah. Saat ditelisik lebih lanjut, ternyata bisnis online untuk mendapatkan uang bervariasi. Misalnya saja menawarkan produk kita dan mempromosikan produk dan jasa orang lain ( affiliate marketing).

Pada dasarnya, affiliate marketing adalah model bisnis penjualan berbasis komisi. Artinya saat kita berhasil menjual, maka kita akan mendapatkan uang. Hal ini serupa dengan berjualan door to door hingga mendapatkan komisi dari hasil penjualan. Bedanya, kita tidak harus berpanas-panas ria karena semuanya dilakukan di depan gadget.

Nah untuk memulainya kita bisa mendaftarkan diri pada sebuah afiliasi dari sebuah vendor produk (merchant) untuk mendapatkan ID afiliasi. Merchant ini bisa berbentuk sebuah perusahaan atau individu. Selanjutnya mereka akan memberikan link afiliasi yang berisi link URL alamat website milik produk tersebut. Pada link itu juga sudah mengandung kode khusus ID afiliasi kita. Jadi saat kita mempromosikan link itu dan jika ada orang yang mengkliknya serta melakukan pembelian, maka kita akan mendapatkan komisi.
Dapat dikatakan bahwa affiliate marketing adalah contoh bisnis yang penghasilan pasif tapi relatif mudah bagi pemula.

2. Blogger Dan Vlogger
Bagi seorang blogger hanya membutuhkan tiga modal utama yaitu membuat blog, mengisi blog dan membesarkannya. Para pembisnis blogger cukup mendaftarkann dirinya melalui www.blogger.com atau www.wordpress.com. Sangat mudah baginya untuk menawarkan produk, menulis ataupun mengikuti kompetisi dalam sebuah platform ini. Kita hanya duduk di depan komputer, browsing untuk mempertajam narasi dan mempoles tampilan dengan apik. Hasilnya biar orang yang menilai. Demikian juga dengan vlogger. Bedanya, pembisnis vlogger lebih mengutakan tampilan fisik dan cerita dari apa yang akan disampaikan. Semakin banyak jumlah subscriber di vlog kita maka akan semakin banyak komisi yang kita dapatkan dari canal youtube.






Blogger, sumber : https://www.loganmalang.info



 Vlogger, sumber : https://depositphotos.com



3.Ralali Platform Bisnis Unggulan Berkelas Dunia

Berbagai toko online bermunculan satu persatu. Dengan tingkat kesibukan masyarakat yang tinggi mengharuskan mereka memperoleh sesuatu secara cepat dan instan. Belanja online bisa dilakukan kapanpun dan di manapun tanpa menyita waktu dan menghindari padatnya lalu lintas. Tokoonline ini bisa kita jadikan sebagai usaha dalam menawarkan produk pada konsumen dengan sistem dropship maupun menyetok barang untuk dijual.

Jika kita telah memiliki usaha, untuk mempermudah bisnis kita kedepan dengan mempersingkat waktu agar efektif, kita harus mencari tau platform mana yang mampu menjebatani usaha kita tanpa harus lelah mencari di berbagai tempat. Tentunya platform ini bisa dipercaya bahkan mampu membukukan pendanaan dari investor terkemuka Asia. Selain itu platform tersebut diharapkan memiliki tim yang berpengalaman di bidangnya.

Salah satu platform yang terpercaya adalah “ralali”. Dalam Bahasa Jawa “OraLali” yang berarti “Tidak Terlupakan”. Atau, Ralali.com adalah platform belanja kebutuhan bisnis pertama di Indonesia. Bisnis ini menghubungkan jutaan vendor dan UMKM agar mereka dapat memulai dan mengembangkan bisnisnya.

Melalui www.ralali.com atau platform B2B Marketplace terbesar di Indonesia ini, memudahkan kita dalam menyuplai berbagai kebutuhan bisnis hotel, restoran, kafe, fashion, elektronik, gadget, kebutuhan kantor hingga otomotif.

 


Alikasi Paltform Ralali.com di App store


Perjalanan Ralali

Ralali.com berdiri sejak tahun 2014, memiliki 11.000 vendor terpercaya, 135.000 pelanggan, 250.000 produk dan 2 jta pengunjung dari seluruh Indonesia setiap bulannya.

Tahun 2016, Ralali.com bertranformasi ke pasar bisnis online (Ralali 2.0) dengan lebih banyak kategori sperti HoReKa (Hotel, Restoran dan Kafe), Otomotif, Elektronik, Komputer dan komunikasi, kecantikan, alat kantor, bahanbangunan dan lain-lain. Ralali menyadari bahwa setiap UMKM memiliki kebutuhan dan tantangan tersendiri. Sehingga bisnis model yang unik dibutuhkan untuk memberi solusi yang tepat tiap segmen.

Tahun 2018, Ralali.com memperkenalkan pasar online vertical (Ralali 3.0):Bisnis Inovasi Group (BIG), dimana dalam hal ini lebih mendalami big data untuk memberikan solusi pada UMKM agar kebutuhan bisnis mereka terpenuhi.

Lima Alasan Mengapa Harus Menggunakan Platform Ralali
a.Jutaan produk kebutuhan bisnis dari ribuan supplier terpercaya di Indonesia bisa kita dapatkan dalam satu tempat
b.Lebih mudah menghemat pengeluarah bisnis dengan memanfaatkan promo dari www.ralali.com dan promo lain dari mitra terdaftar.
c.Terdapat fitur-fitur yang memudahkan bisnis dalam pengadaan barang seperti fitur RFQ dan ralali billing.
d.Pembayaran lebih aman dengan sistem escrow sehinga kita tidak perlu takut tertipu oleh supplier
e.Keuntungan yang lebih besar dengan membeli produk secara grosir sehingga kita akan mendapatkan harga beli yang lebih murah.



 Profile of Ralali.com 


Slogan dari ralali adalah “business start here” yang menggambarkan keinginan ralali untuk menjadi solusi permasalahan bagi tiap orang yang ingin memulai dan menjalankan bisnis. Nah bagi kamu yang bingung mau menjalankan bisnis apa atau sudah jalan bisnisnya tapi bingung mencari supplier produk, demi kelancaran usaha, salah satu solusinya beralihlah ke www.ralali.com. Semua yang kalian butuhkan ada di sana. Apalagi ralali.com telah memiliki mitra lebih dari 10.


                             

Ditambah lagi adanya penghargaan yang didapatkan oleh CEO Ralali.com bernama Aditya Minarto yang menang dalam Indonesia Rice Bowl Starup Awards sebagai Fouder of The Year 2018.




Aditya Minarto (CEO Ralali.com) Menang Dalam Indonesia Rice Bowl Starup Awards Sebagai Founder of The Year 2018


Dari ketiga inspirasi bisnis yang telah disebutkan diatas, kita pun bisa melakukan dalam tiga hal sekaligus. Caranya, dengan memiliki sebuah blog, kita bisa menulis untuk mengasah tulisan kita, memasang iklan (affiliate marketing), dan memberikan back link bagi toko online kita di sana. Namun jika menurut kita sulit untuk dilakukan, ada baiknya dikerjakan secara bertahap.

Bagaimana dengan kalian? Masih bingung mau menjalankan bisnis apa di tahun 2019 ini? Tidak salah ya kalau di coba dengan tiga inspirasi bisnis yang telah kusebutkan. Selamat mencoba. 😊





*Tulisan ini diikusertakan dalam kompetisi blog ralali yang diadakan oleh blogger perempuan