Jumat, 22 Maret 2019

Yakin Masih Ragu Dengan Asus Vivo Book Pro F570? The Mainstream Performance Laptop, Asus AMD dan NVIDIA Dalam Satu Laptop


Yakin Masih Ragu Dengan Asus Vivo Book Pro F570? The Mainstream Performance Laptop, Asus AMD dan NVIDIA Dalam Satu Laptop
Posted by ana_susan, Maret 23, 2019, 1:20 AM

“Belum habis rasa penasaran diri ini dengan Asus ZeenBook 13/14/15 “ pada kompetisi blog yang diadakan bulan lalu. Eh, sudah nongol lagi keluaran baru dari Asus. Sepertinya Asus memang selalu mengedepankan inovasi baru. Apalagi keluaran produk sekarang adalah The Mainstream Performance Laptop”


***

Tidak dapat dipungkiri, kita adalah generasi millennial. Yaitu generasi muda masa kini yang lahir di antara tahun 1980 an sampai 2000 an. Mau usia kita muda atau tuakah, kita telah terperosok di dalamnya. Jadi mau tidak mau atau suka tidak suka, kita harus menghadapinya.

Pada masa millennial ini kita juga harus bangga, disamping tingkat kehati-hatian yang juga tinggi. Mengapa? Karena kita telah menjadi perbincangan di manapun kita berada. Kadang kita merasa masih seperti yang dulu. Padahal zaman telah berubah. Nah untuk mengetahui apakah kita tergolong manusia millennial atau bukan, nih saya kasih tau ya ciri-cirinya. Ayo di cek benar nggak kita generasi millennial itu?





Dengan melihat beberapa poin di atas ternyata benar, bahwa kitalah manusia millennial itu. Salah satu misalnya, kita suka bosan dengan barang yang dibeli.

Meskipun barang saya (laptop) yang saya gunakan sekarang masih bisa dipakai, namun karena kinerjanya sudah mulai lelah, dengan batere yang sering low hanya beberapa jam penggunaan. Membuat dunia posting dan sharing yang saya lakukan terhambat. Ditambah lagi saat mengedit foto maupun video yang tidak mendukung. Apalagi saat lelah menyapa, pingin mendengarkan murathal quran maupun lagu suaranya kurang mendukung. Jadilah semangat menyelesaikan konten tulisan menjadi kendor.

Sebagai mompreneur yang memiliki anak bungsu yang masih kecil, saya harus menyelesaikan tulisan di malam hari. Dengan suasana lampu yang kurang mendukung membuat hasil ketikan banyak salahnya. Belum lagi jika anak saya pingin memainkan game yang bersifat edukatif di laptop yang berfungsi untuk melatih motoriknya. Meskipun laptop tidak diwajibkan, akan tetapi setidaknya mereka tidak gagap tekhnologi di zamannya. Adalah kewajiban bagi kita dalam mengontrol waktu yang mereka gunakan.

Jadi 2019 ini saya harus memiliki laptop baru yang mumpuni dalam segala hal. Dunia blogger yang saya geluti sekarang tidak hanya membutuhkan isi tulisan saja, akan tetapi konten juga harus kreatif dengan tampilan visual yang cukup menarik. Baik melalui foto, video, infografis dan sejenisnya.
Biasanya konten-konten tersebut dipublikasi setelah melalui proses editing gambar yang baik dan menyisipkan video agar lebih menarik perhatian pembaca. Intinya untuk menghasilkan suatu konten yang kreatif, harus didukung oleh laptop yang mumpuni.

Kalian tau laptop apakah yang saya idamkan?

Yah Betul. Dia adalah Asus VivoBook Pro F570.
  
Setelah sekian lama mempelajari keunikan dan keunggulan dari Asus VivoBook Pro F570, ternyata saya tidak salah pilih. Inilah laptop yang saya cari selama ini. 

Sejarah Asus
“Tak kenal maka tak sayang”. Itulah salah satu pepatah lama mengatakan. Demikian juga dengan Asus. Untuk mengenalnya, kita mesti memperdalam asal usul Asus itu sendiri.

Asus berdiri pada tahun 1989 oleh empat insinyur komputer Wayne Hseih, Ted Hsu, MT Liou dan TH Tung. Keempatnya memiliki visi dan misi yang sama, yakni memajukan industri TI di Taiwan.
Nama Asus sendiri diambil dari nama makhluk Mitologi Yunani yaitu “Pegasus”. Perkembangan perusahaan ini diawali dengan membuat dan menjual motherboard untuk prosesor latel 486 pada decade 80-an. Kemudian go public, dimana motherboard Asus terpasang di 29,2 % komputer desktop di dunia.

Tahun 2007, Asus membagi dirinya menjadi tiga perusahaan yaitu Pegatron, Unihan dan Asus itu sendiri. Nah, Asus ini fokus pada notebook dan sistem komputer utuh. Atas dasar pembuatan motherboard inilah, membuat perusahaan ini sukses besar.

Sejak tahun 2014, Asus meraih lebih dari 721 penghargaan untuk seri Zenfone. Asus juga memenangkan 4.511 penghargaan dari organisasi dan media IT sedunia pada tahun 2016 dan berhasil mendapatkan revenue sebesar 13 miliar dolar AS di tahun 2017.

Tahun 2018, Asus kembali menunjukkan pertumbuhan yang positif, dimana pangsa retail tradisional chanel mencapai angka 40,8 persen. Nilai ini meningkat dibandingkan akhir tahun 2017 yang berada di angka 39,8 persen.

Masih banyak prestasi yang di raih oleh Asus yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Pada segmen notebook ultrathin misalnya, Asus juga terus mengalami peningkatan market share di Indonesia dari 7 persen menjadi 22,6 % . Nilai ini menunjukkan bahwa laptop seri Asus ZenBook ataupun Vivo Book sudah semakin menarik perhatian pengguna di seluruh Indonesia.

“Oleh karena itulah, awal tahun 2019 Asus menghadirkan lini produk ultrabook premium high end. Selang beberapa waktu kemudian tepatnya pada 14 Februari 2019, oleh produsen asal Taiwan, Jimmy Lin merilis varian terbarunya yang ditujukan untuk segmen mainstream tapi tetap mengedepankan performa. Asus tersebut adalah Asus VivoBook Pro F570.”



Laptop mainstream dengan performa tinggi


Apa yang membuat VivoBook Pro F570 mainstream dengan performa tinggi?

Pertama, Cover dan desain Asus VivoBook Pro F570 eye cathing look. Jonas Chen, Notebook Country Product Manager Asus Indonesia, pada acara launching Asus VivoBook F570 di Jakarta, mengatakan bahwa Asus kali ini memiliki eye cathing look yang oke.
Cover Asus memberikan brushed finished yang di desain seperti Asus lini TUF Gaming. Asus seri TUF FX504 ini peraih juara Reddot Award pada tahun 2018. Warna hijau logo ASUS membuat laptop ini terkesan garang meskipun tidak segarang warna merah khas ROG.
Berbeda halnya dengan Asus VivoBook Pro F570. Untuk mempertegas penampilannya, logo ASUS diberi warna biru elektrik yang kontras dengan warna hitam yang membalut seluruh body laptop tapi senada dengan aksen lis di sekeliling layarnya.

Asus VivoBook Pro F570 selain diciptakan dengan performa tinggi, tipis dan ringan, juga tampil cantik. Jadi tidak hanya kaum adam saja bisa menggunakannya, kaum hawa juga bisa. Pasalnya dengan finishing Reaper Black yang gagah, juga menampilkan aksen lightning blue di bagian tepiannya. Hal ini membawa kesan bagi si pengguna agar tetap tampil modis dengan laptop berkelas performa.

Asus VivoBook Pro F570 adalah tipis dan ringan. Dimensinya hanya 21, 9 milimeter dengan bobot 1,9 kilogram. Makanya tidak salah kan kalau laptop ini mainstream performance yang paling ringan dikelasnya. Apalagi jika dibawa kemana-mana. Mengetik, mengedit video di taman atau café yang ada wifi nya juga jadi tambah pede. He he. Apalagi yang bawanya juga cantik. Ai ai…

Kedua, Asus VivoBook Pro F570 didukung oleh prosesor AMD Ryzen 5 atau Ryzen 7. Prosesor Ryzen ini adalah prosesor andalan AMD. Saat digabungkan dengan kartu grafis besutan Nvidia Ge Force GTX 1050 4 GB, menjadikan kinerja atau performa Asus ini sangat mengagumkan dalam pekerjaan sehari-hari, multitasking, video terlihat jernih, detail dan realistis. Atau dengan kata lain Asus VivoBook Pro F570 sangat Amazing Performance

Ketiga, Audio Sonic Master Asus vivoBook Pro F570 yang didukung oleh prosesor AMD maupun Nvidia sangat berpotensi untuk multimedia. Audio ini dikembangkan oleh tim Asus Golden Ear dengan menerapkan teknologi sonic master. Dengan teknologi sonic master inilah akan menghasilkan suara yang jernih. Perpaduan khusus perangkat keras dan lunak yang inovatif dirancang untuk memberi kontrol audio pada film, musik dan game yang ada di laptop Asus VivoBook Pro F570.


Apa Kelebihan Atau Kualitas Yang Dimiliki Oleh Asus VivoBook Pro F570 ?

Untuk menetapkan laptop yang berkualitas di kelasnya. Asus selalu menetapkan spesifikasi terhadap produk yang diciptakan. Spesifikasi tersebut adalah spesifikasi teknis yang menjamin kualitas maupun harganya.

Saya sendiri sangat tertarik dengan kualitas maupun harga yang ditawarkan. Karena kualitasnya yang sangat oke, tapi harganya tidak mahal.




Untuk menemani berbagai kegiatan penggunanya, kita perlu menggunakan konektivitas yang lengkap, Asus VivoBook Pro F570 menyediakan port eksternal yang terdiri atas slot microSD, USB 3.1 Type-C, HDMI size full, USB 3.0, RJ45 LAN, USB 2.0 dan microphone-in/Headphone-out jack.

Dengan adanya port eksternal ini, para pengguna Asus VivoBook Pro F570 tidak perlu khawatir jika ingin memasang perangkat input atau output lain pada laptop tanpa harus mengorbankan atau melepas perangkat lain yang sedang terhubung.

Sementara itu untuk koneksi nirkabel mengandalkan Bluetooth 4.1 dan WiFi 802.11 ac 2×2 dual band. Kecepatan koneksi WiFi terbaru itu juga diyakini enam kali lebih cepat dibanding versi terdahulu 802.11 n.
Saat berpergian, saya tidak perlu khawatir untuk mencari colokan jika mendadak pingin nulis tapi baterenya telah habis. Soalnya pada Asus VivoBook Pro F570 ini ketahanan batere bertahan hingga 9 jam. Yang menarik lagi, jika batere habis dan pingin di cas lagi, hanya butuh waktu 49 menit saja untuk kapasitas batere 60 %. Jadi gampang kan?

Kalian tau apa yang diidamkan oleh kebanyakan orang tua? Yap betul menguasai media televisi yang menyediakan konten beraneka ragam agar bisa terkontrol. Namun hal tersebut adalah tidak mungkin kita lakukan, mengingat kesibukan kita yang tanpa batas. Ada solusi lain yang bisa kita lakukan yaitu memilih media yang tepat untuk kita berikan kepada anak-anak kita. Salah satunya laptop.

Dalam laptop konten yang akan kita isi tergantung dari diri kita sendiri yang bisa dinikmati oleh anak-anak kita. Nah, untuk Asus VivoBook Pro F570 ternyata mendukung sekali. Dimana dengan performa CPU dan GPU yang tinggi, para pengguna seperti saya bisa memanfaatkannya sebagai pusat multimedia baik dari sisi hardware maupun software.

Fitur yang dgunakan untuk melengkapi hal tersebut adalah fitur Asus splendid software tuning untuk memastikan warna yang diampilkan konsisten dan akurat. Untuk kemudahan konfigurasinya fitur ini memiliki empat mode yang telh tersedia untuk optimalisasi yang berbeda. Jika kurang pas kita bisa menggunakan mode manual untuk menyesuaikan pengaturan tampilan sesuai kebutuhan.

Fitur yang kedua adalah fitur Asus Tru2Life Video yang mampu meningkatkan tampilan warna sama seperti yang dimiliki pesawat tv kelas atas bahkan hingga 150 persen kontrasnya. Untuk mengoptimalkan ketajaman dan kontras tiap frame video sehingga video terlihat jernih, detail dan realistis, fitur ini memakai algoritma software cerdas.

Fitur yang ketiga adalah fitur audio. Fitur yang dikembangkan oleh tim Asus Golden Ear  sangat mumpuni dari asus Sonic Master. Kualitas suaranya juga sangat baik dengan range frekwensi yang lebih luas, vocal lebih jelas serta bass yang lebih dalam. Sonic master sendiri berasal dari hardware dan software superior yang di desain untuk mengontrol si pemakai baik dalam hal menonton film, mendengarkan musik maupun bermain game.

Kapasitas yang disediakan oleh Asus VivoBook Pro F570 ini sebesar 256 GB SSDM.2 SATA3 pada versi AMD Ryzen7 dengan kapasitas ekstra hardisk ITBnya sebesar 5400 rpm. Sedangkan versi Ryzen 5 hanya dilengkapi dengan hardisk ITB saja.

Layar Asus VivoBook Pro F570 yang berukuran 15,6 inci ini memiliki resolusi full HD dengan rasio 16:9 atau 1920x1080 pixel.  

Pingin nyaman saat mengetik  dalam waktu yang lama, Asus VivoBook Pro F570 pilihannya. Mengapa? Karena keyboard yang dimiliki Asus VivoBook Pro F570 ini cukup nyaman saat ditekan dengan travel distance hingga 1,4 milimeter sehingga tidak terlalu dalam pada backlit. Plus tersedia fitur backlit pada keyboard chicklet full size yang dipakai.

Ambient light controlnya didukung oleh backlit key sehingga saya bisa mendapatkan tingkat kecerahan yang berbeda-beda tergantung kebutuhan atau tingkat pencahayaan di sekelilingnya. Tingkat kecerahan layarnya pada 200 nits yang menggunakan panel anti glare.

Untuk pembuangan hawa panasnya berada di bagian belakang laptop, sehingga saat mouse digunakan baik dari sisi kiri atau kanannya tidak mengganggu si pemakai oleh hembusan hawa panasnya. Untuk menghirup udara dingin, Asus VivoBook Pro F570 ini menempatkan cooling grill di bagian atas keyboard. Posisi ini membantu masuknya udara dingin ke dalam laptop.

Hal ini terbukti, saat digunakan full load (redering image 3D yang memaksa core prose sorbe) bekerja pada kecepatan 100 %. Prosesor AMD Ryzen 5 bekerja pada suhu yang terjaga di 60-65oC. pada kondisi ideal, suhu ini dapat ditekan 35-39oC.

Pstt ada lagi yang membuat laptop ini nyaman untuk saya, yaitu saat menikmati konten multimedia atau bekerja, Asus VivoBook Pro F570 menyematkan fitur teknologi Asus Eye Care Technology yang bisa mengurangi pancaran sinar warna biru hingga 33 persen. Jadi mata ini serasa di manja-manja gimana gitu. Hi hi.

Asus VivoBook Pro F570 dilengkapi dengan fingerprint sensor touchpad atau sensor sidik jari yang telah di support oleh Windows Hello. Windows Hello ini pun telah di preinstall windows asli dan seperti laptop ASUS lainnya sudah dilengkapi dengan fingerprint sehingga membuat login lebih cepat dan aman.

Windows hello adalah fitur yang memudahkan penggunaannya untuk login ke dalam windows dengan cukup menggunakan deteksi wajah dan sidik jari tanpa perlu mengetik password. Windows hello dirilis bersamaan dengan peluncuran windows 10 pada 29 juli 2015 lalu.

Saat dicoba, sensor mampu mendeteksi jari yang telah direkam secara responsif. Sebelum satu detik, sensor telah mengenal sidik jari penggunanya dan langsung di kirim ke desktop sistem operasi windows 10 Home 64-bit.

Hal yang membuat saya tambah yakin dengan Asus VivoBook Pro F570 adalah, performanya telah teruji. Pengujiannya dengan menggunakan berbagai software benchmark yang umum digunakan terhadap prosesor maupun grafis. Nah untuk pengukuran prosesor dilakukan dalam 3 tahap yaitu pengujian rendering 3D dengan software Cinebench R15 untuk mengukur performa CPU, pengujian software GeeBench untuk mengukur performa prosesor secara single core atau multicore dan pengujian PCMark 10 untuk mengukur performa secara keseluruhan.

Sedangkan untuk pengukuran grafis dilakukan dalam pengujian 3DMark Fire Strike untuk mengukur performa grafis sintetik dan pengujian Unigine Heaven untuk mengukur simulasi game
Hasil yang didapat saat rendering 3D, performa total Ryzen 5 mencapai 617 poin dengan single corenya pada poin 142. Hal ini lebih cepat dibandingkan dengan prosesor intel Core i7 (generasi ketiga IvyBridge).

Saat diukur dengan Geekbenc, performa single corenya 3551 poin dan multi corenya 9706 poin. Hal ini menunjukkan performanya melampaui intel Core i5 seri Broadwell (generasi ke-5).

Secara lengkap spesifikasi teknis Asus Vivo Book Pro F570 dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Main Spec.
ASUS VivoBook Pro F570ZD
CPU
AMD Quad Core R5-2500U Processor, 2.0 GHz (2M Cache, up to 3.6 GHz)
Operating System
Windows 10 Home 64-bit
Memory
8GB DDR4 2400MHz SDRAM (onboard) with SO-DIMM socket up to 16GB
Storage
SATA 1TB 5400RPM 2.5′ HDD
Display
15.6” Full HD 1920x1080p 16:9, Anti-glare, ultra slim 200nits with 45% NTSC
Graphics
Nvidia GeForce GTX 1050 with 4GB GDDR5 VRAM           
Input/Output
1x Type-C USB3.1 port, 1x USB 3.1, 2x USB 2.0, 1x audio combo jack, 1x HDMI,  1x MicroSD Card Reader, 1x RJ-45 LAN
Camera
HD Web Camera
Connectivity
Dual-band 802.11ac Wi-Fi, Bluetooth 4.2
Audio
ASUS SonicMaster stereo audio system with surround-sound,
Array microphone with Cortana voice-recognition support
Battery
3 -Cell 48 Wh Battery
Dimension
37.4 x 25.6 x 2.19 cm (WxDxH)
Weight
1.96 kg with battery
Colors
Reaper Black with Lightening Blue edges
Price
Start from Rp11.799.000
Warranty
2 tahun garansi global

Untuk pasar Indonesia, ASUS VivoBook Pro F570 tersedia dalam dua pilihan prosesor yaitu Ryzen 7 dan Ryzen 5. Berikut detail spesifikasi yang ditawarkan.
o    AMD Ryzen 7 2700U | 8 GB RAM | GeForce GTX 1050 4 GB GDDR5 | 256 GB SSD | 1 TB HDD | Windows 10
o    AMD Ryzen 5 2500U | 8 GB RAM | GeForce GTX 1050 4 GB GDDR5 | 1 TB HDD | Windows 10

Harga jual Asus VivoBook Pro F570 Ryzen 5 dibandrol Rp. 11.799.000,- dan bisa di dapatkan dengan bebas di toko komputer seluruh Indonesia atau dijual eksklusif di JD.ID. Demikian pula dengan Asus VivoBook Pro F570 Ryzen 7 yang juga dijual eksklusif di JD.ID, melalui mobile site di https://m.jd.id/camp/asus-f570zd-r7591t-316210179.html atau desktop site di https://www.jd.id/campaign/asus-f570zd-r7591t-3162.html

Setelah VivoBook Pro F570, Asus bakal mengeluarkan produk notebook seperti apa lagi ya? Yang pasti setiap Asus mengeluarkan produk baru, soft launchingnya sering ditunggu oleh banyak blogger seperti saya. Vlogger juga demikian.
Semua spesifikasi tersebut membuat lini Asus VivoBook Pro F570 ini sangat unggul digunakan sebagai laptop sehari-hari yang multitasking dan multimedia .
Dengan melihat desain dan kualitas dalam kedua hal tersebut, Asus VivoBook Pro F570 menonjolkan konsep mainstream dengan performa tinggi yang dihadirkan oleh pemakai setianya, mompreneur seperti saya. Perpaduan keduannya membuat saya yakin untuk
#2019PakaiAsusVivoBookProF570 #AsusAMDNvidia#AsusAja

Tulisan ini diikutsertakan dalam kompetisis lomba blog Asus dan Borneo. 



2 komentar:

  1. ASUS memang mantab banget ya mbak... Aku jadi pengen beli vivobook yang fiturnya lengkap kayak gini!..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaamas adhi. Aku juga pingin ni y kayak gini

      Hapus

Mohon komentarnya ya 😍. Terima Kasih